Plafon PVC sering dianggap solusi praktis. Tapi di lapangan, hasil akhirnya tidak selalu memuaskan. Bukan karena materialnya buruk, melainkan karena kesalahan di tahap pemilihan dan perencanaan.
Memahami kesalahan umum ini membantu hasil plafon tetap rapi dan sesuai ekspektasi.
Terlalu fokus ke harga
Harga sering jadi penentu utama. Padahal, plafon PVC dengan kualitas rendah bisa memiliki ketebalan dan finishing yang kurang konsisten.
Akibatnya, sambungan terlihat kurang rapi dan tampilan cepat menurun. Harga murah di awal bisa berubah jadi biaya tambahan di belakang.
Salah memilih motif untuk ruangan
Motif yang terlihat menarik di katalog belum tentu cocok di ruangan nyata. Motif terlalu gelap bisa membuat ruangan terasa sempit. Motif terlalu ramai bisa mengganggu keseimbangan visual.
Plafon seharusnya menjadi elemen penenang, bukan pusat keramaian.
Mengabaikan kondisi ruangan
Setiap ruangan punya karakter berbeda. Area lembap membutuhkan material yang benar-benar tahan air.
Menggunakan plafon yang tidak sesuai kondisi akan mempercepat kerusakan, meski tampilannya bagus di awal.
Pemasangan tanpa perencanaan
Rangka yang tidak presisi dan pemasangan tergesa-gesa membuat plafon sulit terlihat rapi.
Kesalahan ini sering disalahartikan sebagai masalah produk, padahal akar masalahnya ada di proses.
Cara menghindari kesalahan
Pilih plafon PVC dengan kualitas material yang jelas. Sesuaikan motif dengan fungsi ruangan. Pastikan pemasangan dilakukan dengan perencanaan yang matang.
Dengan pendekatan ini, plafon PVC bisa berfungsi optimal dan bertahan lama.